Selasa, 15 November 2016








Melihat tumbuh kembang pada anak merupakan proses yang sangat menyenangkan. Tetapi kadang kita merasa khawatir tentang pertumbuhan anak kita apakah sudah melalui tahap yang benar atau memang anak kita mengalami pertumbuhan yang terhambat contohnya pertumbuhan gigi. Untuk itu saya akan membagikan pengetahuan tentang beberapa tahap yang harus dialami oleh anak dalam pertumbuhan giginya :

1. Gigi Bayi

     Menurut salah seorang bidan yang berdinas di sebuah klinik bersalin di Jakarta, dikatakan bahwa gigi yang pertama kali muncul pada saat pertumbuhan anak adalah gigi bayi. Masih menurut sumber yang sama, dikatakan bahwa gigi bayi ini lazimnya tumbuh pada usia 5-6 bulan dan merupakan gigi seri dengan jumlah berkisar antara 2-4 buah pada bagian atas dan bawah. Gigi bayi ini berguna untuk membantu memotong dan mengunyah makanan padat pertama yang akan diberikan.

2. Gigi Susu 
       Seiring pertambahan usia bayi menjadi balita, maka beberapa buah gigi akan kembali tumbuh untuk melengkapi jumlah gigi, seperti gigi seri, gigi taring dan akhirnya gigi geraham. Seiring waktu perkembangan usia anak yang sudah memasuki usia sekolah dasar, maka gigi susu ini akan tumbuh lengkap. Namun demikian, memasuki usia 8-12 tahun, beberapa gigi susu ini akan segera tanggal untuk digantikan dengan gigi asli yang ukurannya lebih besar dan sifatnya lebih kuat dan keras seiring dengan makin variatifnya jenis asupan makanan yang dikonsumsi.

3.  Gigi Tetap
    Menginjak usia di atas 12 tahun, hampir sebagian besar gigi susu telah tanggal dan akan digantikan dengan gigi tetap atau gigi asli. Namun demikian, tidak semua gigi susu akan tanggal dan digantikan gigi tetap. Gigi geraham bungsu yang berada paling belakang akan tumbuh terakhir pada kisaran usia 15-19 tahun. Gigi geraham bungsu tidak menggantikan gigi susu, namun merupakan gigi tambahan


Berikut ini ada beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk menjaga gigi si kecil tetap sehat dan kuat:
 
  • Gosok gigi anak Anda dengan menggunakan air keran. Air keran mengandung fluoride, sedangkan air botolan tidak. Fluoride dibutuhkan untuk pertumbuhan gigi dan tulang. Terlalu banyak fluoride mengakibatkan noda putih di gigi, tunggu hingga ia berusia dua tahun untuk menggunakan pasta gigi berfluoride.

  • Jangan biarkan si kecil tertidur dengan botol atau gelas minum masih berada di mulutnya, sisa susu atau jus yang tertinggal pada bagian belakang dua gigi depannya dapat menyebabkan lubang.

  • Ajak ia memeriksakan gigi untuk pertama kali di usia satu tahun. Dokter akan memeriksa bila ada tanda awal kerusakan gigi.

0 komentar:

Poskan Komentar